Margin call adalah suatu keadaan dimana open posisi kita sudah
tidak memungkinkan untuk diteruskan lagi karena cash equity kita yang
menipis (available margin habis), sehingga tidak bisa lagi menahan loss
yang diakibatkan oleh transaksi yang kita lakukan sehingga posisi akan ter-closed
secara otomatis oleh system. Apabila kita mengalami Margin
Call, itu artinya modal di account kita habis dan hanya tersisa
“bekas” used margin.
Margin Call ini bisa dikatakan sebagai mimpi buruk bagi trader, oleh karena itu kita perlu mengetahui ketahanan margin kita sebelum melakukan open position.
Contoh perhitungan margin call adalah sebagai berikut :
Misal modal awal kita adalah $1,000 dan telah melakukan open sell
0.2 lot di GBP/USD dengan leverage 1:500 seperti contoh no.2
diatas maka, margin (jaminan) yang digunakan adalah $76 (0.2 x 100,000 x
0.2% x 1.9010 = $76). Dan sisa modal balance kita (cash equity)
setelah dipotong oleh margin jaminan maka, akan menjadi $1000 - $76 =
$924 Karena kita menggunakan 0.2 lot maka, nilai pergerakan per pip nya
menjadi $2 dan sisa modal yang sebesar $924 tersebut akan sanggup menahan loss
hingga $924 / $2 = 462 point. Jadi, apabila loss melebihi
tahanan tersebut (minus 462 point), akan terjadilah Margin Call.
Margin Requirement
Ketika Anda bertanya tentang margin ke salah satu broker, kemudian Anda mendapat jawaban :
Leverage 1:500 , Margin : 200
Leverage 1:400 ,
Margin : 250
Leverage 1:200 ,
Margin : 500
Apa maksudnya ?
Sebenarnya dalam FOREX yang diperdagangkan adalah per $100.000 Inilah
yang dimaksud leverage 1:1 dimana 1 Lot
=$100.000. Akan tetapi untuk memudahkan orang dalam bertransaksi, kita
dimudahkan dengan adanya leverage. Jadi
untuk bertransaksi $100.000 kita tidak perlu menyiapkan dana $100.000. Secara
logikanya kita hanya menitipkan dana kita untuk menanggung kerugian apabila
kita RUGI. Tiap-tiap broker memiliki kebijaksanaan masing-masing dalam
persyaratan dana minimum yang wajib disediakan untuk membuka 1 transaksi.
Misalkan 1:200 artinya kita wajib menyediakan $100.000/200 = $500 1:500
artinya kita wajib menyediakan $100.000/500 = $200 Nah itu adalah dana minimum
untuk membuka 1 Lot pada Pair yang Main
Pairnya adalah USD ( USD nya ada di depan ), misalkan : USDJPY, USDCHF,dst
Namun untuk Pair yang USD di belakang (Direct Pair) seperti GBPUSD,
EURUSD, dst margin yang diperlukan untuk membuka 1 Lot
dikalikan dengan harga pembukaannya.
Misalkan untuk Leverage 1:500 pada harga 1.5000 kita memerlukan Margin
minimal sebesar $200 x 1.5000 = $300 /Lot. Apabila
matauangnya Cross Pair, faktor perkaliannya adalah harga Direct Pair pada Main
Pair nya. Seperti misalkan GBP/JPY, acuannya adalah harga GBPUSD. Jadi pada
dasarnya Margin Requirement untuk GBPJPY = GBPUSD, EURCHF = EURUSD , dst

0 komentar:
Posting Komentar